


Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah lembaga Negara yang bertujuan salah satunya menjaga kehidupan demokrasi dan konstitusi. Berlokasi di kompleks Parlemen gedung DPR/ MPR di Senayan, MPR berisikan anggota DPR dan DPD yang saat ini berjumlah 732 anggota yang terdiri dari 580 anggota DPR dan 152 anggota DPD. Sebagai lembaga Legislatif yang menjaga konstitusi, terdapat Empat Pilar MPR RI sebagai Fondasi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.
- Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara
- UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR
- Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara
- Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara
Sebagai salah satu pendampingan anak asuh, tanggal 24 Juni 2026 Lembaga Santunan At-Taqwa Pamulang (LSA) membawa 80 anak asuh dari tingkat SD, SMP, SMA untuk belajar singkat langsung terkait kenegaraan di gedung MPR. Ditemani oleh para ibu asuh beserta pembina dan pengurus YATP, 3 bus disambut baik oleh tim Pak Indrastata Nanda Prakoso, S.Ikom selaku Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama di kompleks Parlemen. Rombongan dituntun masuk ke kompleks parlemen, berfoto dokumentasi di tangga Ruang Sidang MPR dan berlanjut ke Ruang Rapat GBHN.
Di Ruang Rapat GBHN ini diputar video “Lagu 4 Pilar Bangsa”, “Pancasila, UUD Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI”, “Narasi Sahabat Kebangsaan”, dan “Fasilitas Gedung MPR”. Acara dibuka dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan oleh Pembina YATP, Bapak Agus Is Yunani dan dilanjutkan paparan materi MPR oleh Bapak Rosando, S.IK, M.Si., M.H. selaku Kepala Bagian Sekretariat Badan Penganggaran Fraksi dan Kelompok DPD.
Pak Rosando menyampaikan materi terkait pengenalan lembaga MPR, berupa sejarah, tugas, wewenang dan tanggung jawab dan kondisi MPR saat ini. Antusiasme dari anak-anak amat tinggi yang tampak dari perhatian muka mereka dan tingginya pertanyaan sebelum sesi berakhir. Penyampaian Pak Rosando juga sangat interaktif karena diselingi dengan quiz yang berhadiah merchandise untuk anak-anak membuat suasana makin erat dan hangat menyenangkan. Acara ditutup dengan penukaran plakat dan juga berfoto bersama di dalam ruang rapat. Rombongan kemudian dilepaskan dengan diarahkan keluar gedung parlemen untuk menikmati konsumsi di sebelah Masjid Parlemen.
Alhamdulillah kami ucapkan kepada para pihak atas terlaksananya acara ini khususnya MPR RI yang menerima kami. Program ini adalah salah satu bentuk pendampingan dari LSA dengan memberikan pendidikan kenegaraan langsung kepada anak asuh. LSA dibawah pimpinan Ibu Dian Tejiana melihat pembekalan kepada anak asuh tidaklah boleh berhenti pada sisi materi, namun diperlukan adanya pendampingan bagi mereka salah satunya pendidikan kebangsaan ini. Tujuannya agar kelak mereka menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama.
LSA YATP pada akhir 2025 memiliki sekitar 96 anak asuh dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Sampai dengan Juni ini angka 96 tersebut telah menjadi 124 anak asuh yang terdiri 41 SD, 39 SMP, dan 44 SMA. Semenjak puluhan tahun lalu berdiri, kami telah mendampingi anak-anak asuh terutama mereka yang yatim dan dhuafa khususnya di lingkungan Pamulang. Sebagian dari mereka telah menjadi pribadi dewasa yang berkontribusi bagi masyarakat, namun silaturahmi dan pendampingan kepada mereka tidaklah pernah terputus. LSA YATP berencana untuk terus menambah jumlah anak asuh dengan memperluas wilayah dan memberikan pendampingan yang lebih dalam lagi. Kami membuka donasi bagi umat yang hendak menyalurkan zakat/ infak/ sedekah nya pada LSA ini. Donasi dapat disalurkan pada rekening dalam website YATP, dan kami terus berkomitmen menjaga amanah dalam mengelola dan menyalurkan donasi ini. Kami ucapkan Jazakallah atas para donatur setia kami, semoga Allah menerima dan membalas berlupat kebaikan para donatur.









Leave a Reply