.

.

Berpegang Teguh pada Al Qur’an oleh Syekh Al Muzzafar Al Tourman Palestina

Pada Hari ke-5 Ramadan 1447 H atau tanggal 23 Februari 2026, Masjid At-Taqwa 4 menghadirkan Syekh Al Muzzafar Al Tourman dari Palestina. Syekh Muzzafar berafiliasi dengan salah satu lembaga sosial di Jakarta Selatan yang menghimpun amal untuk disalurkan menjadi air bersih untuk penduduk Palestina di Gaza khususnya. Kehadiran Syekh Muzzafar di Masjid At-Taqwa 4 untuk memberikan informasi di Palestina, mengajak doa dan beramal untuk Gaza, sekaligus menjadi imam solat Isya dan Solat Tarawih.

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ ( الاسراۤء/17: 1)

Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Al-Isra ayat 1)

Ayat diatas menunjukkan bagaimana Masjid Al-Aqsa disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai salah satu kiblat umat Islam sebelum hadirnya mukjizat Isra’ Mi’raj ketika Nabi Muhammad diperintahkan untuk menjalankan Sholat 5 waktu dan mengubah kiblat ke Masjidil Haram. Masjid Al-Aqsa sebagai saksi menjadi penting bukan hanya untuk orang Arab, namun juga umat Islam seluruhnya.

Keutamaan Masjid Al-Aqsa juga disebutkan dalam Hadits,

ﻻ ﺗُﺸَﺪُّ ﺍﻟﺮِّﺣﺎﻝُ ﺇﻻ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔِ ﻣﺴﺎﺟﺪَ : ﺍﻟﻤﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺤَﺮﺍﻡِ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻷﻗﺼﻰ .

“Tidak boleh mengadakan perjalanan/safar kecuali menuju ke ketiga masjid: Masjid al Haram, masjid ar Rasul shallallahu alaihi wasallam, dan masjid al Aqsha.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Syekh Muzzafar juga menyampaikan bahwa Aqsa sejatinya adalah sebuah komplek dimana didalamnya terdapat banyak masjid seperti masjid Umar dan yang paling terkenal adalah masjid kubah emas Aqsa “Kubah Sukro”. Kini setiap harinya wilayah Aqsa dimasuki para zionis dimana mereka didalamnya melakukan doa dan sujud dalam agamanya. Yang lebih parah adalah tentara zionis dengan sepatu dan senjata di tangan mengintai siapapun yang solat disana dan diawasi dengan tatapan tajam. Tidak jarang meleka melakukan persekusi kepada orang yang solat khususnya bagi orang-orang yang mengeluarkan HP untuk melakukan dokumentasi, baik itu pria, wanita maupun anak-anak.

Wilayah Gaza ukurannya tidak sebesar Jakarta, namun wilayah itu dikelilingi oleh tembok menjadi seakan-akan penjara terbesar di dunia. Dalam 3 tahun belakang telah syahid kurang lebih 70 ribu syahid yang mana banyak dari mereka adalah ibu-ibu dan anak-anak. Para Zionis ini memang dengan sengaja mengincar para ibu dan anak, karena pada merekalah akidah kuat Islam ditanam yang sangat mereka takuti. Telah ditanam akidah kuat mereka untuk senantiasa menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup, dan hanya Quran yang menjadi benteng dan pegangan atas semua kesabaran dan keteguhan hati mereka. Orang-orang di Gaza bagaikan hibup sebatang kara. Sebagian besar keluarga mereka telah syahid, sebagian besar tetangga mereka banyak yang syahid. Namun mereka percaya dan berpegang dengan Al Quran dalam surat Ali Imram 169. Mereka pegang teguh Al Quran dan percaya apabila kita menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kita.

وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَۙ ( اٰل عمران/3: 169)

Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Sebenarnya, mereka itu hidup dan dianugerahi rezeki di sisi Tuhannya. (Al Imran 169)

Dari Gaza, Palestina kita harus menyadari dan mencontoh betul bagaimana hidup berpegang teguh pada Al Quran dapat menguatkan diri kita. Diantara beragam kekurangan dunia, hanya Al-Quran yang menjadi penyejuk haus dan semangat hidup mereka. Kita yang masih diberikan nikmat aman dan hidup berkecukupan sudah sepatutnya belajar dari mereka. Selain belajar kita juga harus ingat bahwa mereka adalah saudara kita di Palestina, sudah sepatutnya dengan kemampuan kita yang ada kita membantu mereka semampu kita. Jika tidak dengan tenaga, maka dengan harta, dan setidaknya-tidaknya adalah doa yang terbaik untuk mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *