


Pada hari Minggu 21 Desember 2025, telah dilaksanakan rangkaian kegiatan Collaborative Program YATP dan kajian Islam New Islamic World View. Acara yang diselenggerakan di Masjid At-Taqwa Raya ini berisikan rangkaian acara pelantikan ketua pembina yang baru, pelantikan ketua Majelis Ta’lim Kaum Ibu At-Taqwa (MTKIA), penyampaian program kerja dakwah YATP dan ditutup acara puncak kajian Islamic World View oleh H. Muhammad Anwar. Acara ini diisi oleh para jajaran anggota YATP, tokoh masyarakat dan jajaran perangkat RT dan RW setempat.
Bapak Dr. H. M. Anwar, Lc., M.A., M.M., M.Sc., CHRMP, hadir sebagai pada puncak dan penutup acara sebagai pemantik kajian dengan tema Kepemimpinan Masa Depan. Kepemimpinan merupakan salah satu ajaran Islam yang harus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan beragama. Karena suatu kegiatan apapun tanpa adanya seorang pemimpin, maka kegiatan tersebut tidak akan berjalan dengan lancar, baik, dan teratur sebagaimana mestinya.
Pepatah dalam Bahasa Arab oleh Syaikh Musthofa Al-Ghulayaini berbunyi:
شُبَّانُ الْيَوْ رِجَالُ الْغَدِ إِنَّ فِى يَدِكُ أَمْرَ الُْْمَّةِ وَفِى إِقْدَامِكُ حَيَا اَََِ
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan, sesungguhnya di tanganmu-lah urusan bangsa, dan dalam langkah-mu tertanggung masa depan bangsa”
Pemimpin masa depan menurut ajaran Islam tentu pemimpin yang sanggup mencontoh dan meneladani pemimpin-pemimpin yang diperkenalkan Allah dalam Al-Qur’an seperti para Nabi dan orang-orang saleh. Sehingga seorang pemimpin Islam haruslah:
- Beriman dan Bertaqwa. Landasan utama untuk bertindak sesuai syariat, merasa diawasi Allah, dan berhati-hati dalam keputusan.
- Shiddiq (Jujur). Jujur kepada Allah, diri sendiri, dan masyarakat, transparan dalam informasi dan keputusan.
- Amanah (Bertanggung Jawab). Setia pada amanah, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
- Fathonah (Cerdas). Memiliki kecerdasan dalam perencanaan, strategi, dan implementasi untuk kemaslahatan umat.
- Tabligh (Menyampaikan). Mampu berkomunikasi, menyampaikan kebenaran, dan humanis serta memiliki kecakapan antar personal (komunikasi dan interaksi yg simpatik dan empatik).
Bapak Muhammad Anwar sangat mengkritisi pentingnya peran pemuda baik itu di lingkungan masjid maupun di lingkungan sosial dalam membangun umat. Beliau juga memberikan apresiasi dan semangat kepada generasi pemuda Yayasan At-Taqwa Pamulang (YATP) yang di tengah kesibukannya masih tetap kembali ke Masjid dan ikut berkontribusi memajukan lingkungan melalui YATP.






Leave a Reply